PRODUK

Selasa, 21 Februari 2012

Peta Jalan Ke Kota Kekal

Bacalah Lembaran Ini Tanpa Prasangka.
Anda Tidak Harus Mengaminkan
Semua Yang Disampaikan Jika Menurut Anda Bahwa Itu Tidak Benar.

Kebenaran Bukanlah Sesuatu Yang Boleh Dipaksakan,
Melainkan Sesuatu Yang Perlu Dipikirkan dan Direnungkan.
Kebenaran Juga Bukan Sesuatu Yang Bisa Diperoleh Melalui Kekuasaan Atau Kekerasan.

Maka Itu Kebenaran Tidak Perlu Dipertahankan Dengan Kekerasan Melainkan Dengan Argumentasi dan Pemikiran.

Jika Anda Membaca Lembaran Ini Dan Ingin Mengetahui Lebih Lagi, Silakan Mengunjungi Website Kami, Di Website Kami Terdapat Banyak Artikel Yang Perlu Anda Baca.

Jumat, 17 Februari 2012

18 Kebiasaan Buruk yang Membuat Anda Susah Kaya

Jakarta - Uang sering membuat orang pusing dari waktu ke waktu. Beberapa orang berusaha melakukan hal yang bisa membuat uang semakin berharga, namun beberapa orang justru malah membiarkan uangnya hilang begitu saja.

Salah satunya adalah dengan melakukan beberapa hal tidak menguntungkan, seperti pemborosan dan tidak pernah menabung atau berinvestasi. Hal-hal percuma seperti ini yang membuat orang tidak sadar kalau kekayaannya akan lenyap dalam waktu singkat.

Berikut ini beberapa hal yang harus anda hindari atau berhenti lakukan jika sudah terjadi, karena bisa mengancam kesehatan finansial anda, seperti dikutip dari freefrombroke.com, Kamis (15/2/2012).

1. Tidak punya anggaran

Tidak punya anggaran sama sekali bisa berbahaya bagi kondisi finansial anda. Jangan sampai anda memutuskan untuk "pakai saja dulu uangnya, baru nanti kita hitung di akhir bulan."

2. Tidak punya gambaran untuk pengeluaran bulanan

Belum punya catatan anggaran, setidaknya anda harus punya perkiraaan biaya pengeluaran per bulan. Gambaran dan catatan pengeluaran itu perlu karena akan ada beberapa biaya yang sering tanpa sadar anda keluarkan.

Jumat, 10 Februari 2012

Kisah Tentang Pohon Apel

Mungkin sebagian dari kita sudah sering membaca atau mendengar kisah pohon apel ini. Makna kisah yang menceritakan hubungan antara sebuah pohon apel dan seorang bocah yang kemudian beranjak dewasa ini begitu mendalam. Diibaratkan pohon apel itu adalah orangtua kita dan bocah itu adalah diri kita sendiri. Karena begitu mendalam maknanya, tim kreatif AndrieWongso.com berusaha mengilustrasikan kembali cerita sangat menarik dan mengharukan ini dalam bentuk video. Dengan menonton video ilustrasi yang dinarasikan oleh Andrie Wongso ini, mari kita semua merenungkan kembali betapa besarnya kasih orangtua kepada kita. Mereka telah begitu tulus dan sayang dalam membesarkan dan mendidik kita, anak-anaknya, hingga akhirnya menjadi seperti sekarang ini. Mereka telah begitu peduli terhadap kondisi kita sehingga kebutuhan kita sekecil apa pun tak pernah luput dari perhatian orangtua kita. Namun tak jarang kita menganggap bahwa cinta kasih orangtua kita tersebut adalah hal wajar, bukan sesuatu yang istimewa. Akibatnya setelah kita menjadi dewasa dan telah menerima semua itu, kita jadi melupakan dan mengabaikan orangtua. Bahkan, ada beberapa yang lalu menganggap orangtua sebagai "beban". Mari kita ajukan pertanyaan-pertanyaan berikut ini pada diri sendiri: Di kala orangtua kita kesepian dan merindukan kehadiran anak-anaknya, adakah kita menyadari kebutuhan mereka itu? Seberapa banyak waktu yang kita luangkan untuk menemani atau mengunjungi orangtua kita yang sudah menua? Ingatlah bahwa suatu hari nanti kita semua juga akan menjadi orangtua. Semoga kita bisa menjadi orangtua yang berbahagia dengan cara terlebih dulu mengasihi orangtua kita dengan kasih yang tulus.

Selamat menikmati video ilustrasi berikut ini!