PRODUK

Minggu, 10 April 2011

Kripik Bayam, Gurih Di Lidah dan Kantong

PALEMBANG, KOMPAS.com - Sejumlah pengrajin keripik bayam di Kota Palembang mengaku akan meningkatkan produksi makanan ringan tersebut menjelang pelaksanaan SEA Games Tahun 2011.
"Kami akan memproduksi keripik dengan jumlah banyak menjelang SEA Games, karena diyakini makanan tersebut diminati pendatang," kata Amsianah (42) pengrajin keripik bayam, di Palembang, Minggu (10/10/2010).
Menurut dia, keripik berbahan baku daun bayam dan dilumuri tepung terigu berasa gurih dan renyah itu sangat disukai warga Palembang.

Saat ini sedikitnya lima kilogram daun bayam mereka oleh menjadi keripik setiap hari, dan hasilnya dipasok ke sejumlah pusat perbelanjaan modern dan koperasi di kota tersebut. Mengenai pembeli jenis makanan ringan itu, menurut dia, peminat keripik bayam yang dijual Rp 50 ribu per kilogram tersebut, sampai kini terus meningkat.

"Apalagi kalau sedang ada pameran, sedikitnya kami menggoreng 10 kg keripik," ujarnya.
Amsianah menambahkan, sekitar tiga bulan menjelang SEA Games pihaknya akan meningkatkan produksi keripik dari lima kg menjadi 50 kg per hari, sehingga dapat disimpan untuk dijual saat pelaksanaan kompetisi olahraga tingkat ASEAN nanti. Soal bahan baku, ternyata juga mudah diperoleh. Bahkan, bayam bisa ditanam sendiri dan tidak membutuhkan lahan terlalu besar.

1 komentar: