PRODUK

Rabu, 28 Juli 2010

Tips Membuat Kalender Dari Koleksi Foto

KabariNews.com-Menjelang akhir tahun, kalender menjadi barang yang dicari orang. Sebetulnya Anda pun bisa membuat kalender sendiri. Caranya mudah, apalagi Anda juga bisa membuat kalender dari koleksi foto keluarga Anda. Hasilnya dijamin memuaskan.

Berikut ini langkah-langkah yang harus Anda lakukan dalam membuat kalender pribadi dari koleksi foto :

Pertama Anda harus menyiapkan komputer yang telah terinstal aplikasi pembuat kalender gratisan, printer warna, dan kertas sebagai media cetaknya. Aplikasi gratisan yang digunakan di sini adalah TKexe Fotokalender. Software ini bisa diunduh dari situs web http://www.tkexe.de.


Selasa, 20 Juli 2010

ZAMAN SEBELUM ADA BLACKBERRY, SMS, CHAT DAN FACEBOOK

Beginilah zaman belum ada Blackberry, SMS, Chatting & Facebook Masa-masa belum kenal internet, yang punya telpon rumah masih jarang itu juga pesawatnya model yang puteran bukan yang pencet-pencet, ponsel apalagi, tapi semua itu tak bikin kita mati gaya. Seperti kata orang bijak, bila ada keinginan pasti ada jalan.

"Apa, jalan buntu maksud loe?" Bila dalam bahasa Inggris, If there is a will there is a why, artinya "Ngapain aja sih loe?" Wakakak ....

1. Naksir, ingin menembak si dia
Pura-pura pinjam buku, lalu kembaliin plus "bonus" puisi cinta (dibikinin teman sih yang disogok pake permen endog cecak). Ingat lagunya Iwan Fals-Buku ini Aku Pinjam.

8 Tips Management Stress dengan Mengatur Keseimbangan Pola Hidup Anda

Orang sekarang katanya gampang terkena stres. Mungkin ini karena semakin tingginya tuntutan. Baik tuntutan dari tempat kerja anda atau tuntutan dari sekitar kita.

Tempat kerja menuntut agar produktivitas kerja meningkat agar target perusahaan tercapai. Kebutuhan keluarga makin meningkat, sementara “kemampuan” masih tetap. Kalau segala macam tuntutan itu tidak mampu di-management dengan baik, stress mudah timbul. Bagaimana tips management stress agar anda terhindar dari serangan stres? Begini caranya…


Gagal dan Bangkit Lagi

Petrus menyangkal Yesus (Matius 26:69-75)
26:69 Sementara itu Petrus duduk di luar di halaman. Maka datanglah seorang hamba perempuan kepadanya, katanya: "Engkau juga selalu bersama-sama dengan Yesus, orang Galilea itu." 26:70 Tetapi ia menyangkalnya di depan semua orang, katanya: "Aku tidak tahu, apa yang engkau maksud." 26:71 Ketika ia pergi ke pintu gerbang, seorang hamba lain melihat dia dan berkata kepada orang-orang yang ada di situ: "Orang ini bersama-sama dengan Yesus, orang Nazaret itu." 26:72 Dan ia menyangkalnya pula dengan bersumpah: "Aku tidak kenal orang itu." 26:73 Tidak lama kemudian orang-orang yang ada di situ datang kepada Petrus dan berkata: "Pasti engkau juga salah seorang dari mereka, itu nyata dari bahasamu." 26:74 Maka mulailah Petrus mengutuk dan bersumpah: "Aku tidak kenal orang itu." Dan pada saat itu berkokoklah ayam. 26:75 Maka teringatlah Petrus akan apa yang dikatakan Yesus kepadanya: "Sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku tiga kali." Lalu ia pergi ke luar dan menangis dengan sedihnya.

Senin, 12 Juli 2010

Successful Leadership in a Small Business

Practicing positive successful leadership in a small business, especially for the founder/owner, takes great skill and talent. In order to know what to do successfully in the start up phase and beyond takes understanding and self analysis.

Some entrepreneurs do not know themselves well enough to see their own faults. These faults can and will interfere in the success of the business.

The most crucial point in a small business where self analysis of the leader is necessary is during the transition to the professional management stage. The three important elements of people management, planning and the customer are built around the vision, mission statement and values of the company. As the entrepreneur grows the company, the leader must identify his/her need for control, sense of distrust, need for applause and defensive operations, also known as the “darker sides of the entrepreneur".

Terobosan Ilahi Dalam Cara Berpikir

Jika kita renungkan di sepanjang hidup kita, seringkali perkataan orang lain memiliki kuasa untuk membentuk pola berpikir dalam diri kita. Pola berpikir dan mentalitas yang kita miliki akan selalu menjadi garis pembatas dalam hidup kita. Anda mungkin sering alami bahwa ketika Anda memaksa diri untuk hidup di luar pola pikir yang selama ini Anda miliki, akan muncul perasaan tidak nyaman dan bersalah. Misalkan, konsep pikir yang Anda miliki tentang sikap dalam berdoa adalah sikap yang agung, anggun dan tidak berteriak-teriak seperti orang yang ‘kebakaran jenggot’, maka ketika Anda berdoa dengan agresif, akan muncul sebuah sinyal dalam diri Anda bahwa Anda sedang melakukan sesuatu yang ‘salah’.

Ini saatnya kita merombak konsep pikir kita dan menyelaraskannya dengan firman, dan pastikan bahwa hanya perkataan Tuhanlah yang menjadi konsep berpikir kita. Itu sebabnya Paulus dengan berani berkata, “Tetapi kami memiliki pikiran Kristus.” (1 Korintus 2:16).

Mengapa umat Tuhan, pelayan dan seorang hamba Tuhan seringkali sulit mempengaruhi dan memerintahkan orang lain untuk mengikuti teladannya terhadap Tuhan? Pertama, mungkin karena ia memang belum layak untuk dijadikan teladan. Kedua, yang sering terjadi adalah di dalam diri hamba Tuhan itu telah terbangun sebuah konsep pikir bahwa ia harus membawa kemuliaan bagi Tuhan saja, bukan bagi dirinya.


5 Alasan Wanita Indonesia Belum Mandiri Secara Finansial

Survei menunjukkan setengah dari wanita Indonesia tidak memiliki rencana keuangan. Padahal wanita merupakan 'Direktur Keuangan' yang memiliki posisi paling penting dalam keluarga.

Padahal emansipasi wanita kini sudah menjadi hal yang tak terbantahkan lagi. Saat ini, semangat Kartini dicerminkan melalui peran wanita Indonesia dalam bentuk pergerakan hak dan keadilan yang diekspresikan di kehidupan ekonomi, sosial dan politik, namun untuk permasalahan keuangan, boleh dibilang para kaum hawa tidak memiliki kompetensi yang sepadan.

Hasil survey Citibank Indonesia dalam Citi Fin-Q (Financial Quotient) 2009 yang melibatkan responden wanita menunjukkan bahwa separuh wanita Indonesia tidak mempunyai rencana keuangan. Sebagian yang telah mempunyai rencanapun belum tentu melaksanakan rencana keuangannya.

Jumat, 02 Juli 2010

Kesialan Sebagai Berkat

Yeremia 29:11 : SEBAB AKU INI MENGETAHUI RANCANGAN-RANCANGAN APA YANG ADA PADAKU MENGENAI KAMU, DEMIKIANLAH FIRMAN TUHAN, YAITU RANCANGAN DAMAI SEJAHTERA DAN BUKAN RANCANGAN KECELAKAAN, UNTUK MEMBERIKAN KEPADAMU HARI DEPAN YANG PENUH HARAPAN.

Beberapa tahun lalu di Skotlandia, keluarga Clark memiliki impian, Clark dan istrinya telah bekerja dan menabung, memiliki beberapa rencana untuk mereka dan kesembilan anak mereka untuk berkunjung ke Amerika. Sudah bertahun-tahun, akhirnya tabungan mereka cukup dan sudah membuat paspor dan tiket kapal untuk semua keluarga berangkat ke Amerika.

Semua keluarga sudah bersiap-siap dan semangat. Namun, tujuh hari sebelum keberangkatan mereka, anak bungsunya di gigit anjing. Dokter menjahit lukanya, tetapi ia menaruh pita kuning di pintu depan Clark. Karena ada kemungkinan rabies, mereka di karantina selama 14 hari.

Kadangkala Hidupmu Menangis

Kadangkala hidup mengharuskanmu menangis tanpa sebab. Kamu merasa sudah berbuat baik dan benar, tetapi masih banyak kritikan yang dialamatkan kepadamu. Kamu mengira keputusan yang kamu ambil sudah tepat, ternyata perkiraanmu keliru. Jangan putus asa !! Bangkitlah !!

Matahari tanpa sinar tidak layak disebut matahari, demikian juga dirimu, kau adalah matahari yang seharusnya memancarkan sinar, sekalipun mendung kelabu menutupi pandangan orang untuk melihat keindahan cahayamu. AKU sering melihatmu marah ketika kamu melihat orang lain berhasil. Untuk apa kamu menginginkan keberhasilan orang lain? Bukankah AKU udah menyediakan suksesmu sendiri? Kamu tidak pernah mengejarnya, jadi kamu tidak pernah bisa memilikinya.